Dalam rangka ikut mencerdaskan anak bangsa khususnya di kota Semarang dan menyongsong era perdagangan bebas, Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Negeri 5 Semarang telah berpacu dengan waktu dengan mengerahkan segala daya dan upaya demi memenuhi  tuntutan jaman dan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Perimbangan tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan manajemen mutu yang memenuhi standart, Oleh karena itu dibutuhkan system manajemen yang  profesional dalam mengelola SMKNegeri 5 Semarang, ini dengan dibuktikannya SMKN 5 telah menerima Sertifikat  ISO 9001 : 2008 dari IAPMO   

 

Untuk mewujudkan hal tersebut SMK Negeri 5 Semarang telah mengadakan analisa pengelolaan dengan menggunakan metode SWOT yaitu :

 

1. S trengthness ( Kekuatan )
2. W eakness    ( Kelemahan )
3. O pportunities ( Peluang )
4. T hreats          ( Ancaman )

 

1. Strengthness, kekuatan yang ada pada SMK Negeri 5 adalah :

- Status lembaga milik pemerintah ( SMK Negeri )
- Organisasi Sekolah yang dikelola secara proporsional.
- Sistem manajemen mutu ( bersertifikat ISO 9001 : 2008  dari IAPMO )  yang kondusif dan transparan.
- Lokasi SMK Negeri 5 didalam kota dan mudah terjangkau dari seluruh jurusan
- Lahan sekolah yang cukup luas ( ± 10.621 M²)
- Situasi belajar yang nyaman dan kondusif, dekat kampus Undip, kampus Universitas  Semarang, kampus IKIP PGRI Semarang, PIP dll.
- Adanya dukungan yang baik dari Pemerintah, Du/Di maupun Komite Sekolah.
- Sumber Daya Manusia yang sangat mendukung terselenggaranya program diklat.

 


2. Weakness, kelemahan  yang mungkin ada adalah :

- Keterbatasan dana pendukung.
- Keterbatasan tenaga ahli khususnya dari Du/Di.
- Masih adanya du/di yang kurang memperhatikan dunia pendidikan.
- Kurangnya perhatian Pemerintah Daerah tingkat II
- Keterbatasan sarana prasarana (ruang dan peralatan praktek yang modern )

 


3. Opportunities, peluang  yang  ada di SMKN 5 Semarang adalah :

- Adanya minat siswa yang sangat kuat untuk mengikuti program diklat di SMK Negeri 5   Semarang
- Terbukanya kesempatan siswa memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.
- Tempat bagi pengembangan karir siswa.
- Terbukanya lapangan pekerjaan.

 


4. Treats, adapun  ancaman  yang mungkin timbul adalah :

- Adanya persaingan bebas khususnya pada era perdagangan bebas dan globalisasi.
- Kemajuan Teknologi yang begitu pesat
- Masih adanya du/di yang kurang memperhatikan dunia pendidikan.

 

Dari hasil analisa SWOT seperti diatas oleh SMK Negeri 5 Semarang dijadikan pedoman dalam pelaksanaan sehari-hari sehingga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 (SMKN 5) Semarang berkeyakinan akan dapat mewujudkan impiannya menjadi sekolah/program diklat yang mampu bersaing dalam rangka menghadapi era perdagangan bebas dan kemajuan teknologi yang begitu pesat.